xbanner 970x250

Aksi Tenaga Honorer di Jakarta: Tuntut Kepastian Menjadi PPPK Penuh Waktu

2 minutes reading
Monday, 3 Feb 2025 12:09 0 93 Redaksi

Visinews.id, Sebanyak 20.000 tenaga honorer atau Tenaga Harian Lepas (THL) dari seluruh Indonesia, termasuk honorer dari Pemkot Tangerang, akan menggelar aksi di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta. Aksi ini bertujuan untuk menuntut kepastian pengangkatan mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu. Senin, 3/2/2025.

 

Dari 3.455 tenaga honorer yang lolos seleksi administrasi dalam tes calon PPPK di lingkungan Pemkot Tangerang, hanya 1.669 yang dinyatakan berhasil. Sementara itu, 1.786 lainnya gagal, meskipun Pemkot Tangerang telah menyediakan 5.186 formasi yang terdiri dari 1.657 tenaga teknis, 1.019 tenaga kesehatan, dan 2.510 tenaga pendidikan. Mereka yang tidak lulus dijanjikan akan menjadi PPPK paruh waktu, dengan kemungkinan untuk diangkat menjadi penuh waktu dengan syarat tertentu.

 

Ketua Forum THL Kota Tangerang, Sanrodi, yang akrab disapa Kucay, mengungkapkan bahwa dari Kota Tangerang, terdapat 100 THL yang terdaftar untuk berangkat ke Jakarta. Namun, 50 orang di antaranya gagal berangkat diduga akibat adanya intervensi dari kepala dinas tempat mereka bekerja. “Sebenarnya sudah 100 orang mendaftar untuk berangkat, tetapi ada indikasi intervensi dari kepala dinas. Akhirnya, hanya 50 orang yang berangkat ke Senayan,” Ungkap Kucay pada Minggu sore (2/2).

 

Sebelum berangkat ke gedung rakyat di Jakarta, pihaknya akan mengabsen dan mencatat rekan-rekan mereka yang dipastikan akan bergabung bersama ribuan THL lainnya dari seluruh Indonesia untuk menggelar aksi. “Alhamdulillah, para ketua honorer daerah kota/kabupaten se-Indonesia sudah berkumpul di Jakarta. Insya Allah, 20.000 orang akan turun ke DPR RI Senayan,” tandasnya.

 

Dalam aksi tersebut, para honorer akan menyampaikan empat tuntutan utama, sesuai dengan surat edaran Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Honorer R2 dan R3 Indonesia, Gabung Honorer Seluruh Indonesia, bernomor 900/01/AHRRI/1/2025:

 

Menuntut hak para R2 dan R3 untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan menolak status PPPK paruh waktu.

Meminta kepastian mengenai kapan terealisasinya tuntutan tenaga honorer R2 dan R3 untuk diangkat menjadi penuh waktu.

 

Meminta pemerintah pusat untuk membuat Peraturan Pemerintah (PP) yang ditandatangani Presiden tentang pengangkatan seluruh honorer databased R2 dan R3 menjadi ASN PPPK penuh waktu.

Meminta pemerintah untuk mengoptimalkan formasi dan anggaran kepada daerah agar honorer status R2 dan R3 dapat diangkat menjadi ASN PPPK penuh waktu.

 

Aksi ini diharapkan dapat memberikan suara bagi tenaga honorer di seluruh Indonesia dan mendorong pemerintah untuk memberikan kepastian status kerja yang lebih baik bagi mereka.

 

Rls/Galih RM

LAINNYA
xbanner 970x250