
Visinews.id – KOTA TANGERANG – Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute) memperingati Dies Natalis ke-20 dengan mengusung tema “Legacy of Excellence: 20 Tahun Menginspirasi, Berkarya, Berdampak.” Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan dua dekade institusi dalam membangun pendidikan tinggi yang berkualitas sekaligus menegaskan komitmennya sebagai Technopreneur Campus yang mencetak lulusan unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Minggu, (2/8/2026)
Perjalanan Global Institute dimulai sebagai STMIK Bina Sarana Global dengan dua program studi, yakni Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Seiring perkembangan zaman dan kebutuhan dunia pendidikan, pada tahun 2021 institusi ini resmi bertransformasi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute).
Saat ini, Global Institute telah memiliki lima Program Studi Sarjana (S1) dan satu Program Studi Magister (S2), sebagai bentuk komitmen dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi, bisnis, industri, dan kebutuhan sumber daya manusia yang kompeten.
Rektor Global Institute, Assoc. Prof. Dr. H. Dedi Royadi, M.Si., mengatakan bahwa perjalanan selama 20 tahun merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika, alumni, mitra, serta masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap perkembangan institusi.
“Berlandaskan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (RENSTRA), Global Institute terus bertransformasi menjadi Technopreneur Campus yang menghasilkan lulusan unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menjadi profesional maupun technopreneur yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Dedi Royadi.
Menurutnya, komitmen tersebut diwujudkan melalui empat pilar utama pengembangan, yakni Pendidikan Bermutu, Inovasi dan Teknologi, Kolaborasi dan Kepedulian, serta Dampak untuk Masa Depan.
Selama dua dekade, Global Institute berhasil mencatatkan berbagai prestasi membanggakan. Mahasiswa berhasil meraih penghargaan di tingkat lokal, nasional hingga internasional pada berbagai bidang akademik, seperti desain, produksi video, akuntansi, pemrograman, networking, dan inovasi teknologi.
Tidak hanya di bidang akademik, mahasiswa Global Institute juga menunjukkan prestasi pada bidang non-akademik, di antaranya Pencak Silat, Petanque, Orienteering, Catur, serta berbagai kompetisi olahraga dan keterampilan lainnya.
Dalam upaya memperluas jejaring internasional, Global Institute terus mengembangkan berbagai program global, seperti program magang ke Jepang, pembelajaran Bahasa Jepang, program Bahasa Mandarin melalui INTACT BASE, penguatan kompetensi Bahasa Inggris melalui TOEIC, pertukaran pelajar internasional, seminar internasional, hingga seminar mengenai peluang studi lanjut dan beasiswa ke luar negeri.
Sebagai kampus yang mengusung slogan “Think Smartly & Globally”, Global Institute juga terus menyempurnakan kurikulum berbasis industri dan kewirausahaan. Langkah tersebut dilakukan agar lulusan tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menjadi wirausahawan berbasis teknologi yang menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.
Memasuki usia ke-20 tahun, Global Institute juga menandai babak baru dengan bergabung sebagai bagian dari grup PT Mayasari Bhakti. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat langkah institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi strategis, serta mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global.
Mengusung semangat “Legacy of Excellence: 20 Tahun Menginspirasi, Berkarya, Berdampak,” Global Institute optimistis akan terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan nasional dan pembangunan Indonesia.
“Bersama, melangkah lebih jauh mewujudkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berdampak,” tutup Rektor Global Institute.
(Red/KJK Tangerang Raya)
