
Visinews.id, Kepala Desa Gintung, Amsuri, S.H., memberikan klarifikasi terkait dugaan penghinaan terhadap profesi jurnalis yang beredar di media online. Ia menegaskan bahwa pernyataan yang menyebutkan dirinya menghina jurnalis dengan memberikan uang receh saat dikonfirmasi adalah salah paham.
Dalam penjelasannya, Amsuri mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi secara tidak sengaja dan dipicu oleh miskomunikasi. “Saat itu, saya sedang menjalani rapat penting dengan Ketua BPD Gintung, sehingga tidak dapat memberikan respon yang memadai kepada rekan-rekan media,” ujarnya pada Selasa, (27/05/2025).
Amsuri menambahkan, “Saya sedang fokus rapat, jadi mungkin ada suasana yang kurang pas, yang menyebabkan kesalahpahaman.” Ia menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk merendahkan profesi jurnalis.
“Saya sangat menghormati profesi jurnalis. Mereka adalah mitra kerja penting dalam penyebaran informasi dan transparansi publik. Jika ada tindakan saya yang dianggap tidak pantas, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Itu murni kekeliruan yang tidak disengaja,” tambahnya.
Kades Gintung juga menyatakan komitmennya untuk menjaga hubungan baik dengan media. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam setiap bentuk komunikasi di masa mendatang. “Saya terbuka untuk berdialog dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan rekan-rekan media, agar tidak ada lagi kesalahpahaman serupa di masa mendatang,” tutupnya.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan isu yang berkembang dapat diluruskan dan tidak menimbulkan kesan negatif yang berkepanjangan antara Pemerintah Desa Gintung dan insan pers. Mari kita jaga hubungan yang harmonis demi kemajuan bersama.
Ryan
