xbanner 970x250

Saksi Bea Cukai: John Field Gantikan Herry Black, Langsung Minta Komunikasi ke Dirinya

2 minutes reading
Wednesday, 10 Jun 2026 21:00 0 59 Redaksi

Visinews.id – JAKARTA – Sidang dugaan suap pengurusan impor bikin ruang sidang Tipikor Jakarta Pusat panas, Rabu 10/6/2026. Hakim Brelly Yuniar Dien ketok palu, JPU M. Takdir langsung tancap gas periksa saksi kunci: Sisprian Subiaksono, Kasubdit Intelijen Direktorat P2 Bea Cukai.

Dari mulut saksi, terbongkar kronologi awal kedekatan terdakwa John Field dengan Bea Cukai. Dan itu semua… berawal dari WhatsApp.

Chat “Saya dari BluRay” Jadi Pembuka Pintu

Sisprian mengaku kenal John Field sejak Maret 2025. Kenalnya? Lewat pesan WhatsApp.

“Pada bulan Maret kurang lebih awal tahun 2025 saya menerima WA dari Pak John Field ingin bertemu,” ungkap saksi di hadapan majelis.

Isi chat-nya to the point. John Field perkenalkan diri: “Saya John Field dari BluRay”dan minta waktu jumpa. Sisprian pun mempersilakan: “Kami persilahkan, Pak, ke kantor.”

Datang ke Kantor, Klaim Jadi Bos BluRay

Tak lama setelah chat, John Field beneran datang. Ia datang berdua ke kantor Sisprian. Siapa temannya? Saksi lupa namanya.

Yang jelas, di pertemuan itu John Field langsung “pasang badan”. Ia menyebut dirinya pemilik BluRay dan minta semua urusan Bea Cukai langsung ke dia.

“Saya John Field yang sekarang owner-nya Blueray, jadi kalau ada sesuatu terkait dengan pekerjaan, bisa langsung berkomunikasi dengan saya,” tiru Sisprian di sidang.

Herry Black? Udah Diganti

Fakta mengejutkan lain: sebelum John Field, Bea Cukai lebih dulu kenal Herry Black. Dialah yang selama ini jadi penghubung BluRay.

“Iya, karena sebelumnya kan yang sering berjumpa dengan saya Herry Black, yang sering berkomunikasi. Nah, ini penggantinya Herry Black. Saya berasumsi seperti itu,” beber saksi.

Artinya, peran Herry Black sebagai komunikator BluRay ke Bea Cukai kini beralih ke John Field.

Siapa Sisprian?

Sebelum masuk ke pokok perkara, JPU konfirmasi jabatan saksi. Sisprian saat ini menjabat Kasubdit Intelijen Direktorat P2 Bea Cukai, di bawah Direktur P2 Rizal. Tugasnya? Merumuskan kebijakan intelijen se-Indonesia. Produk intelijen skala nasional lapor ke Direktur, yang butuh tindakan cepat langsung ke unit penindakan.

Sidang akan lanjut dengan pemeriksaan saksi lain. Jaksa terus mengurai benang merah dugaan suap ini.

Red/team

LAINNYA
xbanner 970x250