
Visinews.id, Mobilisasi truk pengangkut tanah di Jalan Raya Binong RW 002, Kampung Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan sejumlah pengguna jalan. Material tanah yang berserakan dan debu akibat aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengendara, Senin (20/7/2026).
Salah seorang pengendara motor, Ika, mengatakan kondisi jalan menjadi berdebu saat musim kemarau sehingga mengganggu pernapasan dan mengurangi jarak pandang. Sementara ketika hujan turun, tanah yang berserakan dikhawatirkan membuat jalan menjadi licin dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kalau musim kemarau debunya mengganggu pernapasan. Saat hujan, jalan menjadi becek sehingga bisa membahayakan pengendara,” ujarnya.
Ia berharap pihak terkait segera mengambil langkah antisipasi agar kondisi tersebut tidak menimbul
Tanah, Debu dan Material Berserakan Dinilai Berpotensi Membahayakan
“Jangan sampai menunggu ada korban baru ditindak. Kalau terjadi kecelakaan, siapa yang akan bertanggung jawab,” katanya.
Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pengurus pekerjaan yang enggan disebutkan namanya mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan lingkungan setempat, termasuk Ketua RT, Ketua RW, dan Karang Taruna, terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Ketua RW 002 maupun Lurah Binong dan Polsek Curug belum memberikan keterangan terkait aktivitas pekerjaan pembangunan kantilever di wilayah Kampung Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.
Warga dan pengendara berharap pihak pelaksana proyek dan instansi terkait dapat melakukan langkah-langkah pengendalian, seperti membersihkan material yang tercecer, mengurangi debu, serta memastikan mobilisasi kendaraan proyek tidak mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Hs
