xbanner 970x250

Lintas Wilayah Tanpa Sekat, Ngobrol Santai Bersama Mbah Gelung

3 minutes reading
Monday, 15 Jun 2026 13:02 0 71 Redaksi

VisiNews.Id – Nilai-nilai luhur persaudaraan sejati kembali ditunjukkan oleh keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Hal ini dibuktikan melalui “Ngobrol Santai” dengan Mbah Gelung selaku Warga Tingkat II PSHT Magelang, dengan jajaran Kadang Warga Tingkat 1 Kota Tangerang. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di teras salah satu hunian modern di kawasan Kota Tangerang pada Minggu malam (14/06/2026).

Acara yang dikemas dalam konsep kasual ini sengaja digelar untuk mencairkan kesan formal yang kaku. Duduk melingkar di atas kursi kayu, suasana kebersamaan para kadang warga terasa semakin akrab dengan suguhan wedang poci tanah liat khas, kepulan uap halus, serta obrolan yang mengalir gayeng di bawah pendar redup lentera dinding.

Meskipun berjalan dengan santai, pertemuan lintas wilayah ini tetap melahirkan poin-poin penting bagi penguatan internal organisasi. Di sela-sela dialog, Mbah Gelung menekankan sekaligus mengingatkan kepada seluruh generasi muda dan Warga Tingkat 1 untuk senantiasa menjaga marwah ajaran budi luhur PSHT di tengah derasnya arus modernisasi.

​Mbah Gelung menggarisbawahi bahwa kain mori yang disandang oleh setiap warga bukanlah sekadar identitas fisik atau sarana untuk pamer belaka. Lebih dari itu, kain mori merupakan simbol kesucian hati yang pertanggungjawabannya harus diimplementasikan melalui aksi-aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar.

​Mendengar wejangan tersebut, Joko Lodro perwakilan kadang warga Tingkat 1 Kota Tangerang menyampaikan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada Mbah Gelung. Pihaknya mengaku sangat bersyukur atas kesediaan waktu dan bimbingan spiritual yang diberikan langsung oleh sesepuh lintas wilayah tersebut.
​”Kami menaruh rasa hormat yang luar biasa kepada Mbah Gelung yang telah berkenan untuk berbagi ilmu. Forum-forum santai seperti ini sebenarnya sering kami lakukan bersama para tokoh PSHT Kota Tangerang (Tingkat II), seperti Mas Sarju Saputro dan para sepuh lainnya. Kami di Kota Tangerang siap berkomitmen penuh mengemban amanah ini agar PSHT dapat terus berkembang positif dan memberikan dampak baik bagi lingkungan,” tegas Joko Lodro.

Ngobrol Santai yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi bukti nyata bahwa di dalam tubuh PSHT, sekat geografis tidak pernah menjadi penghalang. Ketika para kadang warga telah duduk bersama dalam satu meja, seluruhnya melebur menjadi satu saudara yang setara. Melalui momentum silaturahmi ini, seluruh warga PSHT diharapkan dapat terus menjaga komitmen untuk tetap solid, rendah hati serta konsisten menebar kebaikan di mana pun berada.

​Sebagai informasi,
• ​Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan organisasi pencak silat historis dan kultural yang berfokus pada pendidikan karakter, olahraga, bela diri, kesenian dan kerohanian.
• ​Struktur dalam PSHT mengenal tingkatan, di mana Warga Tingkat II memiliki peran penting dalam membimbing, mengayom dan mengesahkan Warga Tingkat I. (Eka)

LAINNYA
xbanner 970x250