
Visinews.id – Tangerang – Aktivis Saipul Basri menyoroti kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang di masa efisiensi anggaran dan penghematan energi dampak geopolitik perang Zionis Israel-Amerika dan Iran.
Pemerintah telah menerapkan work from home (WFH) bagi ASN dari pusat hingga daerah melalui Surat Edaran MenPAN-RB dan SE Mendagri dalam rangka efisiensi dan penghematan sumber energi.
Marsel, sapaan akrabnya meminta pemerintah daerah khususnya DPRD Kota Tangerang untuk menjalankan kebijakan tersebut, lantaran ia melihat tingginya mobilitas anggota DPRD yang dinilai terlalu banyak melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.
Dia menegaskan, pentingnya efisiensi pada pos anggaran fasilitas anggota dewan. Oleh karenanya ia mendorong adanya penyesuaian terhadap tunjangan perumahan dan tunjangan transportasi bagi wakil-wakil rakyat itu.
”Dan kami menekankan agar tunjangan perumahan, tunjangan transportasi untuk dikurangi dalam rangka efisiensi dan penghematan energi. Pangkas juga kunjungan kerja ke luar daerah,” tegas Marsel dalam unggahan video yang dibagikan, Senin (06/04/2026).
Menurutnya langkah ini dianggap krusial guna menekan penghematan anggaran belanja pemerintah daerah di tengah upaya efisiensi nasional.
Meski kata dia, kegiatan DPRD tersebut dalam rangka study komparatif, study konsultasi, dan melakukan koordinasi untuk meningkatkan kinerja Daerah Kota Tangerang.
”Sekarang kalau kita lihat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah itu sendiri sebagai wakil rakyat terlalu banyak di luar daerah, lalu bagaimana masyarakat bisa menyampaikan aspirasi secara langsung dan baik?” imbuh Marsel.
Diberitakan, kebijakan WFH bagi ASN di pusat dan daerah, satu hari kerja dalam seminggu yakni saban Jumat. Pemerintah juga membatasi penggunaan mobil dinas dan mendorong penggunaan transportasi publik.
Tak hanya itu, pemerintah juga membatasi perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan luar negeri hingga 70 persen.
Dadang careuh/kjk
